Keep Learning And Keep Sharing

Apa kabar para mahasiswa dan mahasiswi di seluruh Indonesia?
Kabar baik sepertinya yang saya dengar. Apa? Lagi banyak tugas? Ah, itu kan sudah biasa. Yang namanya mahasiswa pasti tidak pernah lepas dari yang namanya tugas. Kalau gak nugas ya gak asyikk tohh. Oke, tidak usah dikeluhkan lagi di sosial media. Kita cukup diam sejenak, kemudian ambil nafas, dan mulai mengerjakan. Setuju?

Baru-baru ini, saya baru saja menyelesaikan beberapa permasalahan yang cukup menantang. Permasalahan itu berhubungan dengan dunia pemrograman dan teman-temannya. Setelah menyelesaikan permasalahan tersebut, ingin rasanya saya dokumentasikan dengan catatan yang jelas dan rapih, agar saat saya menghadapi masalah yang sama berarti saya tinggal melihat catatan tersebut. Mungkin seiring berjalannya waktu, catatan tersebut akan rampung dengan sendirinya.

Kita, sebagai mahasiswa, yang notabene sudah bergelar "maha" di kalangan siswa lainnya, sebaiknya mencoba untuk membuat catatan-catatan kecil mengenai bidang apa yang kalian sedang tekuni saat ini.

Contoh yang paling dekat dengan kita yaitu saat mengikuti perkuliahan di kelas. Dalam suatu waktu, terkadang dosen menyampaikan materi yang luar biasa banyak, otomatis kalian harus mencoba mengerti apa maunya dosen tersebut, hmm maksud saya mengerti semua materinya tersebut.. Uhuk uhuk.. Untuk mengatasi situasi tersebut, kita dapat membuat catatan dari setiap perkuliahan tersebut. Apa gunanya membuat catatan? Agar saat menjelang ujian, kita cukup membuka kembali catatan tersebut dan mempelajarinya untuk siap siaga pada saat ujian nanti.


Atau contoh lainnya, apabila kalian belajar sesuatu melalui internet. Misalnya saja kalian sedang mempelajari bagaimana membuat aplikasi di Android. Kalian baca isi dari situs-situs yang menurut kalian tepat untuk dipelajari. Kemudian kalian praktekkan satu persatu. Dan tibalah saat dimana hal yang seharusnya berjalan sesuai di situs yang kalian lihat, tetapi tidak berjalan di komputer Anda saat mencobanya. Apabila mengalami masalah seperti ini, hal yang pasti kalian lakukan adalah mengobrak-abrik situs Google hingga menemukan solusinya. Sampai akhirnya kalian bisa menyelesaikan masalah tersebut. Kemudian langkah pamungkasnya yaitu kalian membuat catatan dokumentasi, agar apabila menghadapi situasi demikian kalian tinggal melihat kembali catatan tersebut.


Nah, dari kasus diatas sebenarnya peran catatan dokumentasi kalian sangat bermanfaat sekali. Alasannya yaitu kalian cukup membuka catatan dokumentasi kalian, tanpa harus mengobrak-abrik lagi situs Google yang biasanya menghabiskan waktu 2x45 menit, layaknya pertandingan sepak bola, atau mungkin lebih.

Berbagi itu indah
"Mahasiswa itu harus berbagi. Kalau punya ilmu ya harus dibagi. Supaya ilmunya tersebut berkah dan bermanfaat bagi orang lain.", begitulah kata mahasiswa yang katanya rajin tersebut, rajin bolos maksudnya. "Berbagi sih berbagi. Tapi gak berbagi jawaban saat ujian juga kaleee.", balas mahasiswa yang rajin beneran tersebut.

Berbagi itu indah. Mungkin kalian sering sekali mendengar pernyataan tersebut. Berbagi itu dikatakkan indah apabila sesuai dengan waktu dan tempatnya. Namun pengertian berbagi ini lebih kita tekankan lagi dalam hal catatan dokumentasi yang tadi sempat kita bahas.


Berbagi atau bahasa gaulnya yaitu sharing, sebenarnya banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan. Coba bayangkan, apabila catatan yang kalian buat, misalnya catatan kuliah kalian kemudian dilihat oleh teman-teman sekelas kalian. Secara tidak langsung kita dapat membantu beberapa orang sekaligus dalam satu catatan tersebut. Mungkin teman-teman kalian akan bilang "Terima Kasih yaa", atau bahkan mungkin kalian akan ditraktir semangkuk bakso di ujung jalan sana. Tidak ada yang tidak mungkin.

Hemat saya, berbagi itu memiliki beberapa manfaat. Pertama, sesuai dengan yang saya katakkan tadi, kita dapat membantu seseorang yang kebetulan sekali pada saat itu sedang memerlukan catatan kita tersebut. Tidak terbatas juga hanya pada catatan, mungkin berbagi dalam contoh lainnya yaitu berbagi ilmu. Kalian dapat menyempatkan waktu untuk mengajari teman-teman kalian mengenai masalah yang sudah kalian pecahkan sebelumnya.

Kedua, dengan sharing kita dapat sedikit-sedikit menghafal ilmu yang kita pelajari tersebut. Karena biasanya jika tidak demikian kita seringkali lupa.

Kalian senang bukan, saat teman Anda yang saat itu sedang kebingungan tiba-tiba mendapat sedikit pencerahan oleh bantuan kita. Itu teman Anda, bagaimana kalau gebetan Anda. Itu mah namanya modus haha, tapi bisa juga ya, kan sekali dayung dua tiga pulau terlampaui =)


Bagi kalian yang mempunyai hobi menulis, mungkin kalian dapat membuat suatu dokumentasi mengenai bidang ilmu yang telah kalian pelajari. Fungsi utamanya sebagai pengingat, andaikata suatu saat kita harus mempelajarinya lagi. Dan fungsi lainnya yang tidak kalah penting yaitu, apabila kita menulis dan mendokumentasikannya di dalam suatu situs atau blog, orang lain dapat melihat tulisan kita, dan tentunya dapat membantu semua orang bagi yang sedang membutuhkan.

Satu tulisan yang kalian buat, mungkin kurang begitu berarti bagi kalian. Tapi belum tentu bagi orang lain.
Satu tulisan yang kalian buat, mungkin telah dilihat ribuan bahkan jutaan orang. Tanpa sepengetahuan kalian.
Satu tulisan yang kalian buat, mungkin itulah jawaban yang paling tepat dari pokok permasalahan.

Keep learning and keep sharing.

Comments

Popular posts from this blog

Jenis - Jenis Tanggung Jawab

Apa itu 'softskill' dan 'hardskill' ???

Keadilan dan Kejujuran